Sabtu, 13 Januari 2018

Tips Merayakan Valentine untuk Remaja

Jagat Remaja. Bukankah setiap tahun meski kita enggan, tapi saat memasuki bulan Februari pasti ada tanggal 14 yang diperingati sebagian orang sebagai “hari kasih sayang” terutama untuk kalangan remaja.

Walaupun kita enggan mempersoalkan valentine, tetapi untuk kalangan anak muda serta yang masih remaja, tanggal 14 Februari selalu dinantikan. Dan kita sebagai bagian dari mereka, harus bisa memahami, merangkul, serta membimbing mereka agar tidak sampai berlebihan dalam merayakan valentine.

Sebab, untuk mereka yang masih remaja dengan darah muda yang masih menggelora tentunya tidak bisa dilarang dengan mengatakan bahwa merayakan valentine itu haram, tidak baik, serta buang-buang energi saja karena semestinya hari kasih sayang dirayakan setiap hari bukan setahun sekali.

Namun, biasanya kalau anak muda semakin dilarang maka akan semakin menjadi - jadi, berbuat nekat adalah ciri khas dari seorang remaja yang sedang labil untuk penunjukkan jati dirinya. Pernah mendengar ketika ada orang tua yang melarang anaknya agar tidak perlu merayakan valentine, tetapi dengan lugas oleh sang anak malah balik bertanya.

“Ibu/ Ayah, memang dulunya gak pernah merasakan muda ya?”

Atau juga, “Ibu/ Ayah sewaktu pacaran diam-diaman saja bagai patung?”

Dan, “Ibu/ Ayah sekarang kan bukan zaman Siti Nurbaya, dimana Orang tua memegang kendali penuh atas anaknya. Kini era millenium dengan Demokrasi di segala bidang, termasuk kebebasan memilih cinta untuk kami, sang anak…”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar